Dalam rangka mempererat kerja sama PMRI dengan sekolah-sekolah mitra se-Sumatera Selatan, diadakan rapat koordinasi antara tim PMRI yaitu Prof. Dr. Zulkardi, M.I. Komp., M.Sc. selaku ketua P4MRI Unsri, Dr. Ratu Ilma Indra Putri, M.Si. selaku sekretaris P4MRI Unsri, para mahasiswa BiMPoME 2011, dan dihadiri oleh para tamu undangan yang meliputi kepala sekolah dan guru PMRI dari masing-masing sekolah mitra. Rapat koordinasi tersebut diselenggarakan pada hari Sabtu, 22 September 2010 pukul 14.00 s.d 16.00 WIB, bertempat di ruang Seminar 2 kampus Pasca Sarjana Unsri Jln. Padang Selasa No. 524 Bukit Besar Palembang.

Selain itu, menyikapi kebijakan pemerintah yang akan diberlakukan mulai awal tahun 2013 mengenai pemberlakuan kenaikan pangkat guru yang menggunakan PKG (Penilaian Kinerja Guru). Peraturan yang dimaksud adalah Praturan Menteri Pendidikan Nasional No. 35 tahun 2010, sebagai tindaklanjut dari Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatu Negara No. 16 tahun 2009. Oleh karena itu diperlukan adanya pelatihan ataupun workshop bagi para guru dan adanya kerja sama antara pihak sekolah dengan universitas, dalam hal ini salah satu bentuk kerjasama yang dibangun adalah kerjasama antara Unsri dengan sekolah mitra PMRI se-Sumater Selatan.

Adapun bentuk kerja sama tersebut meliputi:

  1. Classroom Observation and Product Development

Classroom Observation and Product Development ini merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi para mahasiswa International Master Program of Mathematics Education (IMPoME) pada semester 1. Kegiatan yang dilakukan adalah mendesain bahan ajar dengan pendekatan PMRI bersama Dr. Ratu Ilma Indra Putri, M.Si. selaku dosen pengampu yang kemudian disharingkan kepada guru kelas yang bersangkutan dan diujicobakan di kelas. Setelah itu dievaluasi kekurangan dan kelebihannya, dianalisis, dan dilaporkan serta dimasukkan di dalam blog PMRI para mahasiswa IMPoME dari universitas masing-masing sehingga sekolah bisa diakses dunia.

2. Workshop PMRI

Workshop PMRI ini adalah bentuk kerja sama yang melibatkan sekolah dengan tim PMRI dimana sekolah menyediakan waktu, tempat, dan konsumsi bagi para peserta workshop, sedangkan tim PMRI berperan sebagai pemateri. Workshop ini sangat menguntungkan bagi kedua belah pihak, bagi pihak sekolah dan guru dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mengajar karena mendapat materi baru yang merupakan desain pembelajaran dengan pendekatan PMRI, sedangkan bagi para mahasiswa BiMPoME dapat melaksanakan workshop sebagai salah satu mata kuliah yang wajib diikuti pada semester 3.

3. Thesis

Bentuk kerjasama disini adalah mahasiswa IMPoME melakukan penelitian di sekolah mitra PMRI kurang lebih selama 3 bulan, berkolaborasi dengan guru, dimana mahasiswa yang mendesain materi ajar dan mensharingkan dengan guru model yang akan menerapkan dalam pembelajaran di kelas. Guru dapat belajar ilmu baru dari mahasiswa dan dapat menjadikannya sebagai bahan untuk membuat PTK yang merupakan salah satu syarat dalam pengajuan kenaikan pangkat dari IV a ke IV b. Selanjutnya, mahasiswa memberikan hasil tesis kepada pihak sekolah dan membuat jurnal nasional dengan menyantumkan nama sekolah tempat penelitian. Sehingga bisa turut memboomingkan nama sekolah dalam kancah nasional maupun dunia karena dicantumkan di dalam internet yang dapat diakses dari mana saja, oleh siapa saja, dan kapan saja.

Tim PMRI bersama para delegasi dari sekolah mitra

Berikut disajikan daftar nama sekolah mitra PMRI se-Sumatera Selatan yang akan aktif melaksanakan kerja sama:

  1. SD Negeri 1 Palembang
  2. SD Negeri 98 Palembang
  3. SD Negeri 179 Palembang
  4. SD Negeri 115 Palembang
  5. SD Negeri 21 Palembang
  6. SD IBA Palembang
  7. SD Pusri Palembang
  8. MIN 1 Palembang
  9. MIN 2 Palembang
  10. SD Xaverius 1 Palembang
  11. SD Muhammadiyah 6 Palembang
  12. SD Negeri 117 Palembang

Selanjutnya, setelah rapat koordinasi tersebut, diharapkan kerja sama antara tim PMRI Unsri dengan sekolah-sekolah mitra se-Sumatera Selatan dapat lebih solid. Sebagai bukti tanda kerja sama ini akan dibuatkan MoU antara Unsri dan pihak sekolah.